Terjaring Operasi Langsung Dibina

Terjaring Operasi Langsung Dibina
LAKUKAN PEMBINAAN : Sejumlah anggota UPPA SatreskrimPolres Blora tengah melakukan pembinaan kepada sejumlah muda-mudi komunitas punk, kemarin. (Foto : http://ift.tt/2baQqH0)
BLORA, panturaNews.info  - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Blora membina  15 muda- mudi komunitas anak punk asal  Kabupaten Porwodadi, di halaman mapolres setempat, Senin (3/10). Mereka terjaring  operasi  penyakit masyarakat  (Pekat) Minggu (2/10) malam.  

Pembinaan tersebut dilakukan menyusul  keberadaan para muda-mudi  tersebut  akhir-akhir ini dirasa sangat meresahkan masyarakat.  Saar sedang  di jalan raya sering jalan melenggang tidak memperhatikan arus lalu lintas. Termasuk  menghentikan kendaraan dengan cara tidak memperhitungkan keselamatannya sendiri maupon orang lain.

Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak,  Ipda Lilik Widiyastuti menjelaskan, dalam melakukan  pembinaan,  pihaknya juga menghubungi para orang tua muda mudi tersebut, dan diminta  untuk hadir menyaksikan pembinaan yang dilakukan petugas.  

Dijelaskan,  selama  ini  komunitas anak punk rata-tata cenderung  berperilaku ingin hidup bebas tidak mau diatur oleh siapapun.  Menuruti  kemauannya sendiri sesuai apa kata hatinya.  ''Hal itulah yang bisa merusak mental generasi muda,  sehingga kami peduli untuk melakukan pembinaan," terang Ipda Lilik Widiyastuti.

Sementara itu terpisah,  Kapolres Blora AKBP Surisman ketika dikonfirmasi memberkan  adanya pembinaan tersebut. Pihaknya  berpesan kepada para orang tua agar selalu memperhatikan semua kegiatan keseharian anaknya agar tidak salah pergaulan. "Peran serta orang tua itu yang utama, " tandas Kapolres Surisman. (http://ift.tt/2baQqH0)

Subscribe to receive free email updates: