Keterangan yang diperoleh pada Minggu (23/10/2016) menyebutkan, peristiwa tragis yang menghilangkan nyawa korban sebagai pengali kabel optik XL itu berawal saat dirinya menggali saluran bersama rekannya di dekat jalur rel KA di Blok Sukahati, Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeluis, Kabupaten Indramayu tepatnya di KM 137+4/5 Kamis (20/10/2016) kemarin.
Korban lantas merapihkan alat alat kerja yang digunakan untuk menggali saluran kabel optik tersebut Usai melakukan pekerjaannya. Namun saat bersamaan datang KA Argo sindoro KA 12 jurusan Jakarta Gambir-Semarang dengan kecepatan tinggi.
Kapolres Indramayu AKBP Eko Sulistyo Basuki melalui Kapolsek Haurgeulis AKP Acep Hasbulah mengatakan, Diduga karena tidak melihat kedatangan kereta sehingga tubuhnya terhantam KA itu. Teman sepekerja lainnya terkejut usai kereta itu melintas, pasalnya mereka melihat jelas tubuh temannya terkapar tak berkutik dengan mengeluarkan darah segar dari kepala dan badannya. Mereka langsung melakukan pertolongan terhadap Darminto.
Hanya saja karena sejumlah luka Darminto meninggal dunia di lokasi kejadian. Polisi pun datang setelah mendapatkan laporan dan langsung mengevakuasi jasad korban ke sebuah klinik terdekat.
" Dari keterangan saksi menyatakan begitu. Jenasah korban saat itu kita bawa ke ke klinik namun karena lukanya mengakibatkan meninggal dunia, Jasad korban kami serahkan langsung ke pihak keluarganya " terang Acep.
Masih dikatakannya, pihak Keluarga korban menerima peristiwa tersebut, dan jenasah korban kini sudah dikuburkan di tempat pemakaman umum (TPU) di desanya.